Senin, 26 Januari 2015

Miyabi, Pornografi dan Ejakulasi Dini

Cewek ini memang keren. Orang jepang tapi terkenal di Indonesia. Terkenal bingits. Barangkali lebih terkenal dari artis paling top di Indonesia, yang juga pemilik super breast, Julia Perez. Pernah ke Indonesia. Saat ke Indonesia untuk syuting film yang berjudul menculik miyabi, jagad media heboh tak terkira. Koran memberitakan tak henti. TV menyiarkan dan membahas habis-habisan. Hebatnya, dia dibahas dengan mengundang orang-orang terkenal. Bukan hanya selebritis. Tapi juga tokoh masyarakat dan pemuka agama. FPI dan Forum Anti Pornografi membuatnya semakin heboh. Siap “mengerahkan” massa. Penggemarnya siap menyambutnya. Panitia juga sudah menyiapkan pengawalan yang ketat seperti pejabat negara. Bahkan kaos bertuliskan “I love Miyabi” laris terjual. Top pokoknya.Top habis.



Wajahnya cantik. Cuantiik pol. Tanpa dosa. Cute. Bahasa tubuhnya seperti gadis lugu. Kecantikannya kombinasi sempurna antara Asia dan Eropa. Perawakannya pas untuk orang indonesia. Tidak tinggi banget. Tidak ada kesan gadis nakal. Jika melihat gambarnya sedang mengenakan jilbab, malah terkesan gadis alim. Iya, dia memang ‘kadang’ berjilbab di 'negeri maya'. Ulah iseng para penggemarnya. Bagi yang pertama kali melihatnya pasti langsung jatuh cinta. Levelnya mungkin setara dengan tokoh cerita rakyat, Roro Jonggang. Seorang gadis yang menyebabkan pertumpahan dara gara-gara merebutkan cintanya.

Dia adalah Maria Ozawa. Lebih terkenal dengan sebutan Miyabi. Artis film dewasa. Blue Film (BF), istilah dulu. Bokep. Dia adalah artis film dewasa pertama dari jepang yang sangat populer di Indonesia.

Japanese Adult Videos


Kepopulerannya turut mempopulerkan istilah JAV. Japanese Adult Videos. Juga turut mendongkrak kepupuleran artis JAV lainnya. Seperti: Sora Aoi, Saori Hara, Ameri Ichinose (pacar Shinji Kagawa, mantan pemain MU) dll. Sebelumnya juga ada artis dewasa yang sangat populer. Namun tidak sepopuler dia. Namanya, Asia Carera. Juga cantik, berpendidikan tinggi, cerdas dan peranakan Asia-Eropa. Kini, dia sudah meninggal. Konon karena AIDS.

Miyabi pernah digelari ratu film dewasa terbaik dan terpopuler di Jepang. Karena film yang dibintanginya laris manis. Sukses dipasaran. Namanya menjadi garansi kesuksesan film dewasa. Dia istimewa di jepang. Dia diperlakukan seperti artis populer lainnya. Bahkan lebih. Dipuja. Dihormati. Dieluh-eluhkan.

Jepang adalah negara yang melegalkan film dewasa. Bahkan produksi film esek-esek di negeri ini tertinggi di dunia. Banyak wanita-wanita cantik yang memilih menjadi artis film jenis ini. Mereka bangga melakukannya. Audisi juga banyak diminati. Tidak ada sanksi sosial. Tidak ada pelecehan verbal untuk mereka. Masyarakat jepang memperlakukan mereka sebagaimana pekerja seni lainnya.

Hidup adalah pilihan


Miyabi tidak sebagaimana cerita miris yang sering diberitakan. Tentang perdagangan manusia. Traficking. Gadis yang dijebak kemudian di jual ke tempat prostitusi. Atau diculik kemudian dipekerjakan didunia malam. Atau yang dipaksa bugil didepan kamera. Atau terpaksa menjalani karena masalah ekonomi. Dia menjadi artis film dewasa karena suka. Sebuah pilihan hidup. Dia senang melakoninya. Bahkan dia pernah membantah bahwa adegan seks saat main film diganti dengan pemeran pengganti. Atau trik kamera yang seolah sedang bermain seks. Dengan bangga ia menyatakan bahwa semua film Miyabi dilakoni tanpa stand woman. Dilakukan sendiri. Semua adegan sama seperti yang terlihat. Profesional.

Dilahirkan dari keluarga yang terpandang dan kaya. Berpendidikan tinggi. Di sekolah internasional. Ayahnya Kanada-Prancis. Ibunya Jepang. Saat masih belia, seumuran anak kelas satu SMP dia sudah kehilangan keperawanan. Tidak ada penyesalan. Katanya, itu bagian dari pengalaman yang dikenangnya. Saat remaja,  dia sudah mempelajari banyak gaya bercinta. Dengan passion semacam ini, masuk ke industri film dewasa bukanlah keterpaksaan. Pada saat sweet seventen dia melakoni debutnya sebagai artis film bokep.

Meski demikian, Miyabi tidak ingin selamanya di dunia hiburan syahwat ini. Suatu ketika ia ingin menikah dan punya anak. Memiliki keluarga yang harmonis dan bahagia. Tinggal disuatu tempat yang menerimanya sebagai manusia biasa. Bukan sebagai selebritis. Apalagi sebagai artis porno. Tapi sebagai orang yang bermanfaat bagi yang lainnya. Amiiinnnnn. Semoga.

Pornografi adalah Candu


Fenomena Miyabi Film atau sebut saja pornografi adalah hal yang tak terhindarkan. Pencarian di google.co.id dengan kata kunci porno luar biasa banyaknya. Dengan mudahnya akses internet, dunia pornografi ‘jaraknya’ dekat sekali. Kadang tanpa menjelajah, muncul dengan sendirinya. Godaan membukannya tiada terkira. Rasa-rasanya, tidak ada yang bisa menolaknya. Bahkan yang mengaku tidak pernah, sebenarnya juga pernah. Meski tak sengaja. Atau, tidak sengaja yang disengaja. Atau dengan alasan moralitas, melihat hanya untuk membuktikan. Hehe. Modus!

Mungkin sesekali melihat adalah hal yang biasa. Hanya menyalurkan otak yang sedang ngeres. Tombo pingin. Setelah itu, STOP. Bahaya jika keterusan. Bisa kecanduan.

Banyak remaja, bahkan banyak pula yang sudah menikah memiliki CD berkeping-keping. Kolektor bokep sejati. Hehe. Komputernya berisi bokep ber 'giga-giga'. Gadget-nya berisi bokep. Rutinitasnya adalah bokep. Pagi sore nonton. Aktifitasnya, saat ketemu teman adalah tukar menukar bokep. Langsung download bokep jika ketemu internet. Situasi semacam ini berarti sudah BERBAHAYA. Berjuanglah untuk berhenti. Atau setidaknya mengurangi. Pornografi adalah candu. Cari kesibukan yang positif! Sesibuk-sibuknya.

Fakta. Pemerkosaan banyak terjadi setelah nonton bokep. Hubungan diluar nikah juga banyak terjadi setelah nonton bokep. Dan ini yang paling sering dilakukan, masturbasi setelah nonton bokep. Kenapa sulit mengendalikan hasrat setelah menonton bokep?

Menurut dokter Donald Hilton Jr, spesialis bedah syaraf dari Amerika Serikat, kecanduan ponografi dapat merusak syaraf. Yakni syaraf otak bagian tengah depan (Ventral Tegmental Area - VTA). Dampaknya pada melemahnya fungsi kontrol pada manusia.

Penderita akan sulit mengontrol perilakunya. Stimulasi gambar, suara bahkan imajinasi yang minim sekalipun bisa mendorong orang melakukan aktivitas seksual diluar kendalinya. Secara berulang-ulang.

Miyabi, Pornografi dan Ejakulasi Dini


Apa kaitan Miyabi, pornografi dan ejakulasi dini effect? Dampak dari kecanduan pornografi yang paling nyata adalah lemahnya fungsi kontrol terhadap kemampuan menahan hasrat yang muncul secara berulang-ulang. Pada anak-anak dan remaja penyaluran yang paling aman adalah masturbasi atau onani.

Menurut Boyke, masturbasi dapat dikatakan sebagai kegiatan yang wajar dan normal. Bagi suami bisa dikategorikan sebagai salah satu variasi seks. Tidak mengganggu kesehatan dan kejiwaan. Sejauh dilakukan dengan teknik dan waktu yang tepat.

Namun umumnya masturbasi hanya berkonsentrasi pada ejakulasi. Bukan berlama-lama menikmati kegiatan seksual. Praktik masturbasi kebanyakan dilakukan secara terburu-buru dan kasar. Bahkan mengabaikan rasa nyeri yang ditimbulkannya. Dalam jangka panjang, berakibat pada terbentuknya pola sensor syaraf otak.  Respon syaraf otak akan bekerja cepat. Saat ada rangsangan seksual, cepat orgasme. Juga berakibat pada rusaknya system syaraf penis. System syaraf ini berfungsi mengatur sesitifitas rangsang. Sehingga  saat bersentungan dengan organ intim isteri, cepat orgasme.

Demikian artikel yang berjudul Miyabi, Pornografi dan Ejakulasi Dini. Semoga bermanfaat.

Salam harmonis.

Agen Resmi ABE, SMS/WA: 0816520973. Melayani pengiriman via JNE, Pos, Gojek, juga melayani COD

2 komentar

[…] Baca : Miyabi, Porografi dan Ejakulasi Dini […]

[…] Baca : Miyabi, Porografi dan Ejakulasi Dini […]


EmoticonEmoticon