Kamis, 27 Agustus 2015

Biarkan Anak Corat-Coret Tembok

Mengikuti tumbuh kembang anak, waktu demi waktu rasanya selalu menyenangkan. Setiap momen pertumbuhan selalu bikin surprise. Tak terkecuali saat fase corat coret. Saat anak mulai mengekpresikan kegemarannya "menulis". Masalahnya corat-coret yang dilakukan si kecil tidak mengenal tempat. Asal ada medianya pasti tidak luput dari “kreasi”nya. Yang kadang bikin jengkel adalah corat-coret tersebut menggunakan dinding/tembok. Bagaimana seharusnya sikap kita? Dan kenapa anak kecil suka corat-coret tembok?

Meskipun demikian, sebaiknya orang tua tidak perlu marah atau membentak si kecil.

Baca : Ingin anak hebat, jangan bentak anak.


Belum Paham Benar dan Salah


Tembok yang tadinya bersih jadi kotor. Banyak gambar yang tidak jelas. Karena anak kecil belum bisa menggambar bentuk yang benar, sehingga coretannya tidak beraturan.

Anak seusia itu memang sedang senang-senangnya mengekspresikan segala sesuatu tanpa tahu benar atau salah. Yang dilakukan hanyalah memuaskan rasa ingin tahunya. Ia mencoret dengan sekehendak hatinya. Sesuai dengan imajinasinya.

Karena itu biarkan ia berimajinasi. Ingat! "ruang" paling luas dalam kehidupan kita adalah imajinasi. Lewat imajinasilah mahakarya-mahakarya agung lahir. Memberi ruang pada anak untuk berimajinasi berarti sedang berinvestasi masa depan anak. Agar kelak mampu berkarya dengan imajinasinya.

Kebiasaan corat-coret ini merupakan salah satu cara untuk melatih perkembangan motorik halusnya. Perkembangan ini nantinya akan dibutuhkan untuk membantu anak menulis dan menggambar.

Orangtua sebaiknya tidak melarang kegiatan anaknya ini. Karena banyaknya larangan yang diterima oleh si kecil akan menghambat kreativitas anak. Selain itu larangan yang diberikan atau memarahinya tidak akan memberitahu anak apa yang salah dan bagaimana yang benar.  Karena anak seusia itu belum tahu benar dan salah.

Sediakan Media Berekspresi


Orangtua seyogyanya menyediakan sarana bagi anak untuk menggambar. Serta memberitahu dan memberi pengertian pada anak dimana saja anak boleh menggambar dan daerah mana saja yang tidak boleh. Memang tidak mudah. Orangtua harus sabar dan mengulanginya terus. Jangan lupa untuk memberi anak apresiasi dan pujian jika ia berhasil menggambar di tempat yang benar.

Sediakan papan tulis (whiteboard), kertas kosong HVS dan kertas yang besar yang ditempel di tembok. Agar anak bisa memilih media yang disukainya. Sediakan alat gambar yang lengkap. Crayon yang berwarna-warni. Karena setiap anak memiliki kecenderungan untuk memilih warna tertentu. Ikutlah menggambar di media yang disediakan. Agar anak bisa mencontohnya. Selanjutnya biarkan anak mengekspresikan gambar yang diinginkannya. Jangan harap dia akan menggambar sesuatu. Dia akan mencorat-coret sekehendak hatinya. Biarkan saja dia berproses. Jangan paksa anak untuk menggambar sesuatu. Imajinasi "liar" nya itu yang akan membentuk karakter yang sesungguhnya.

Biarkan Anak Corat-Coret Tembok


Namun jika si anak tetap memilih tembok sebagai medianya, ikhlaskan saja. Itu adalah investasi untuk membangun sikap mentalnya. Pengorbanan orang tua saat ini akan terbayar saat dewasa. Saat anak memiliki karakter yang kuat terhadap minat dan bakatnya. Saat imajinasinya menjadi karya yang membanggakan.

Saat berusia 4-5 tahun, anak sudah tahu benar dan salah. Saat itulah ia akan berhenti dengan sendirinya. Ia sudah bisa memahami penjelasan orang tua bahwa media yang tepat adalah kertas yang disediakan.

Lebih dari itu membiarkan anak kecil mencorat-coret tembok juga menghilangkan sifat peragu pada anak. Anak memiliki keberanian bersikap dan memilih. Karena saat dewasa, kesuksesan seseorang sangat ditentukan keberaniannya dalam mengambil keputusan. Banyak orang pintar, cerdas, dan berbakat. Tapi seumur hidupnya hanya menjadi karyawan dari pengusaha yang  tidak pintar saat sekolah. Yang kecerdasannya pas-pasan. Bakatnya juga biasa-biasa saja. Tapi satu hal yang menentukan dia sukses adalah keberaniannya memilih dan mengambil keputusan.

Masihkah anda melarang? Biarkan anak corat-coret tembok !

Baca : Jangan mudah melarang anak

Agen Resmi ABE, SMS/WA: 0816520973. Melayani pengiriman via JNE, Pos, Gojek, juga melayani COD

1 komentar so far

[…] Baca : Biarkan anak corat-coret tembok […]


EmoticonEmoticon