Sabtu, 05 September 2015

Sakinah Mawaddah wa Rohmah

Makna Doa Samara


Ketenangan hidup (sakinah) adalah tujuan utama dari sebuah pernikahan. Cinta (mawaddah) adalah anugrah Tuhan yang selayaknya dimiliki oleh setiap insan yang berpasangan. Dan welas asih (rohmah) adalah sifat utama yang harus ada pada masing masing orang dalam ikatan perkawinan.



Itulah makna dari doa "Samara" (Sakinah Mawaddah wa Rohmah) yang biasa kita ucapkan kepada pasangan yang menjalani kehidupan dalam ikatan pernikahan.

Definisi Samara


Banyak orang mengaku cinta pada pasangannya tapi justru tega melakukan tindakan-tindakan kekerasan (KDRT) yang menyakiti hati dan fisiknya. Itu berarti dia punya mawaddah (cinta) tapi tidak punya rohmah (belas kasih).

Banyak pasangan "jadul" yang begitu setia hingga tua, namun tak pernah terucap kata cinta. Tahu tahu sudah beranak lima dan tetap mengasihi pasangan serta anak anak hingga akhir hayatnya. Itu namanya pasangan yang miskin mawaddah tapi kaya rohmah.

Itu sebabnya pasangan suami istri agar benar-benar meraih ketenangan hidup (sakinah) yang hakiki dalam membangun rumah tangga perlu memiliki kombinasi antara mawaddah dan rohmah secara baik. Sebab, rumah tangga yang dibangun diatas mawaddah tanpa adanya rohmah hanya akan melahirkan biduk rumah tangga yang penuh cinta namun menyakitkan. Ibarat bunga mawar yang begitu indah dipandang namun mereka berdua memegang tangkai mawar yang penuh duri secara bersamaan. Indah namun menyakitkan.

Begitupun rumah tangga yang dibangun di atas sikap rohmah namun miskin mawaddah, maka yang ada hanyalah kehidupan rumah tangga yang hampa, gersang belaian dan kering cumbu rayu cinta. Ibarat masakan padang yang nampak begitu nikmat namun kurang bumbu gula dan garam. Nikmat dirasakan namun terasa hambar.

Hidup Bukan Sekedar Ikhtiar


Hidup memang bukan sekedar ikhtiar. Tapi juga menjalani qodlo qodar. Itulah misteri kehidupan manusia yg dianugerahkan oleh Tuhan. Karena terbukti seberapa kuat manusia berikhtiar dan berkorban untuk mendapatkan pasangan yang ideal dan penuh cinta. Namun kenyataannya setelah menikah perceraian justru tidak dapat dihindarkan.

Sebaliknya, betapa banyak pasangan yg sebelumnya tanpa kenalan, pacaran dan tanpa cinta (mungkin karena dijodohkan langsung oleh orang tua) akhirnya langsung bersatu dalam pernikahan namun justru kekal hingga ajal memisahkan.

Maka berbahagialah jika kita diberi anugerah oleh Tuhan pasangan yg penuh cinta dan kasih sayang. Yang selalu mengasihi kita di setiap kesempatan. Menyelimuti hati kita di kala kedinginan. Dan menaungi perasaan kita di kala kepanasan. Karena pasangan terbaik bukanlah diukur dg kekayaan dan ketampanan. Namun diukur dengan perlakuannya yang penuh cinta dan kasih sayang. Yang mampu mencintai kita bukan karena kita punya kelebihan. Tapi juga mencintai kita karena kita punya kekurangan.

Rumah Tangga Yang Barokah


Jika ketenangan itu dapat kita diraih, terlebih jika bahtera itu kita jalani dengan penuh keshalehan -suami yg shaleh dan istri yg shalehah- niscaya kita akan mendapatkan limpahan keberkahan Allah pada diri kita dengan kehidupan yang manfaat (Barokallahu lakuma) dan keberkahan pada semua yg dianugrahkan Tuhan kepada kita --anak, rumah, kendaraan, rizki dan kekayaan-- (Barokallahu alaikuma) pun akan menjadi kebaikan. Bukan fitnah yg menjadi keburukan.

Itulah makna dari doa "BarokAllahu Lakuma wa Baroka Alaikuma fi khoir".

Sumber : www.fb.com/abu.yazid.albusthomi

Agen Resmi ABE, SMS/WA: 0816520973. Melayani pengiriman via JNE, Pos, Gojek, juga melayani COD


EmoticonEmoticon