Selasa, 02 Agustus 2016

Indahnya Taman Risma Surabaya

Sekilas tentang Taman Risma


Letaknya di jantung kota. Di jalur yang bersih dari pedagang liar, pengemis dan pengamen. Kalopun ada pengamen, penampilannya rapi dan profesional. Musiknya enak didengar dan suara penyanyinya merdu. Rasanya tidak berat mengeluarkan uang tips yang pantas buat mereka. Attitude-nya bagus dan sopan.

Ada juga pagelaran seni monolog. Pantomim dan seni patung. Beraksi seolah patung. Kadang menggoda pengunjung tanpa membuat marah. Jika ingin foto bayar seikhlaasnya.

Disitu juga ada seni lukis. Semua tertata rapi. Tidak mengganggu pengunjung. Bahkan pengunjung suka dengan kehadiran mereka. Karena mereka dididik untuk bersikap sopan dan membantu kebutuhan pengunjung. Tanpa terkesan minta uang belas kasihan. Meski kalo dikasih diterima dengan ucapan terima kasih yang sangat rendah hati.



Pedagang juga ada. Kehadiran mereka tidak boleh mengganggu dengan menawarkan dagangannya tanpa kesopanan. Tertata rapi. Sikap mental mereka luar biasa. Terdidik untuk melayani. Meski sebenarnya sedang mencari peruntungan rejeki.

Di lokasi tersebut tersedia wifi dengan kecepatan tinggi. Ada area bermain untuk anak-anak. Disediakan area untuk orang tua yang membutuhkan pijak kaki releksi. Tempat yang dirancang dengan batu-batu kecil sehingga jalan di area itu seolah sedang pijak refleksi. Juga tersedia panggung untuk acara-acara tertentu. Tersedia pula area untuk pencinta sepatu roda dan skateboard. Jangan ditanya disitu juga tersedia air minum gratis yang keluar dari kran. Bersih dan layak minum.

Setiap sore banyak berjajar orang duduk dilokasi tersebut. Mulai yang hanya beristirahat dari penatnya pekerjaan sehari-hari. Banyak juga pria berdasi yang sedang melakukan pertemuan dengan kliennya. Dan pasti, banyak muda-mudi yang sedang memadu kasih. Tapi tetap dalam koridor ketimuran. Jika berlebihan akan diingatkan petugas yang memang selalu menjaga taman tersebut. Tapi yang menarik adalah banyak orang dengan tablet dan laptopnya berjajar sedang sibuk berlelancar di dunia maya. Entah, itu karena ada wifi gratis atau mencari tempat yang nyaman.

Tempat ini memang nyaman. Berbagai tumbuhan ada ditempat ini. Bahkan tanaman langkah juga ada. Subur dan hijau. Meski berada ditengah kota surabaya yang panas. Taman ini terasa sejuk karena dinaungi tanaman besar yang rimbun. Sebagian adalah tanaman yang sudah lama tumbuh disitu. Sebagian besar besar didatangkan dari penjuru dunia dalam keadaan sudah besar. Di taman itu juga ada mushola yang indah, kecil tapi mencitrakan budaya lokal. Arsitekturnya mampu menyeleraskan budaya lokal surabaya dan alam. Tanpa AC tapi sejuk didalamnya.

Tempat ini kerap dijadikan outbond anak-anak playgrup. Memang pengelola juga menjadikan sebagai sarana edukasi. Banyak tanaman langkah yang sering jadi obyek penelitihan. Seing didarangi turis dengan pakaian kasual dan formal. Mungkin yang berpakian kasual adalah turis yang memang sedang jalan-jalan menikmati keindahan. Sedang yang berpakaian resmi adalah utusan luar negeri yang penasaran dengan kehebatan taman ini. Banyak pejabat tinggi daerah lain yang melakukan studi banding ditempat ini. Mungkin ingin membuat taman serupa didaerah mereka.

Taman ini tidak pernah mati. 24 jam non stop. Selalu ada aktivitas disini. Tapi tidak ada kasus kejahatan disini. Aman.

Taman ini memang menggambarkan sosok Walikota surabaya Tri Rismaharini. Walikota dengan tangan dinginnya yang menyulap surabaya yang panas menjadi kota yang sejuk dan hijau. Hijau sebagaimana warna khas kesebelasan kebanggaan arek surabaya. Persebaya. Yang terkenal dengan suporter militannya BONEK.

Taman Risma setidaknya seperti Taman Bungkul yang telah dinobatkan sebagai taman kota terbaik se-Asia. Atau Taman Bungkul itu sendiri diganti dengan nama Taman Risma Surabaya.

Taman Bungkul dulunya hanyalah lahan serapan air yang disebelahnya ada Makam Mbah Bungkul. Ayahanda Sunan Ampel. Sunan Ampel adalah salah satu walisongo yang selain sebagai ulama juga umara. Beliau adalah pemimpin wilayah surabaya pada jaman Mojopahit. Saat ini makam beliau menjadi jujukan dalam wisata religi. Ziarah ke makam para wali. Meski Mbah Bungkul bukan bagian dari wali 9 tapi sering dikunjungan para peziarah untuk mengirim doa. Ngalap berkah. Berharap limpahan berkah yang diberikan Allah kepada orang istimewa ini, Mbah Bungkul.

Taman Bungkul sejak Dinas Pertamanan Surabaya dipegang Tri Rismaharini yang saat ini beliau menjabat Walikota Surabaya yang sebentar lagi habis masa jabatannya. Beliau berhasil bikin terobosan dengan dana terbatas bisa menghijaukan kota surabaya. Lahan-lahan kosong disulapnya menjadi taman kota. Yang juga berfungsi sebagai tanah serapan. Sehingga sejak saat itu surabaya terkenal dengan taman kotanya. Kota yang dulu kotor dan bau.

Itu yang membuat dia populer sebagai Kepala Dinas Pertamanan Surabaya yang total mendedikasikan hidupnya untuk menjalankan amanah. Namanya menghiasi media-media cetak. Maka, dengan popularitasnya dia terpilih sebagai walikota.

Itulah tribute yang kami impikan jika Bu Risma tidak lagi menjadi Walikota Surabaya.

Mengenal Tri Rismaharini


Beliau terkenal dengan gaya kepemimpinan yang keras tapi lembut. Keras terhadap anak buahnya yang tidak bekerja baik. Lembut kepada warga kota. Tidak sulit menemui dia. Karena sering kali beliau berada dijalan ikut terlibat dalam penataan kota. Suka turun ke jalan. Jangan kaget menemui dia saat ikut mengatur lalu lintas. Atau saat ikut bantu pekerja taman. Tak jarang beliau ikut berhujan-hujan melakukan inspeksi terhadap saluran yang mampet. Maka tak heran selama beliau memimpin ditemui banyak material dipinggir jalan untuk perbaikan saluran air. Belum mampu menhindarkan dari banjir memang. Tapi sudah sangat banyak mengurangi banjir.

Selama beliau jadi walikota taman-taman semakin cantik dan terawat. Taman bungkul dinobatkan sebagai taman terbaik se asia. Berbagai penghargaan telah beliau terima. Pernah dinobatkan sebagai walikota terbaik ke-3 sedunia.

Sebagai pejabat politik beliau tidak cukup cantik bermain politik. Nyaris dilengserkan dari kursi walikota karena komunikasi politiknya kurang piawai. Tapi beliau adalah pekerja keras. All out bekerja untuk warga kota. Mungkin beliau tidak bagus dimata anggota dewan yang terhormat. Tapi beliau adalah pemimpin surabaya yang dicintai warganya.

Tidak hanya menorehkan nama sebagai perempuan pertama yang jadi walikota surabaya tapi juga menjadi walikota pertama yang mendapat gelar penghargaan terbanyak. Yang monumental adalah gelar Walikota terbaik ke-3 dunia. Sebagian orang mencibir prestasi ini sebagai pencitraan. Sebagian lagi tidak menganggap penting gelar. Yang penting kinerja. Tapi sebagai masyarakat awan, gelar penghargaan menjadi alat ukurnya selain fakta di lapangan.

Masa Kecil di Kediri


Tri Rismaharini dilahirkan di Kediri pada 20 November 1961. Masa kecilnya dihabiskan di Kediri Jawa Timur. Sekolah Dasar (SD) Kediri ditamatkan pada 1973.Kemudian melanjutkan pendidikan di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 10 Surabaya. Lulus pada 1976. Sekolah Menengah Atas (SMA) lulus pada 1987 di SMAN 5 yang terkenal dengan nama SMA kompleks. Lulus pada 1980.

Selepas lulus beliau mengikuti ujian masuk perguruan tinggi negeri dan diterima di Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) mengambil jurusan arsitektur pada tahun 1987. Kemudian dilanjutkan ke program pasca sarjana dengan jurusan Manajemen Pembangunan Kota yang lulus pada 2002.

Kariernya sebagai pejabat dimulai saat dia menjadi staf di Pemkab Bojonegoro. Tidak banyak literatur yang membahas kinerja beliau di Bojonegoro. Tapi pernah disampaikan oleh Bupati Bojonegoro Suyoto bahwa salah satu taman di Bojonegoro adalah konsepnya dibikin oleh Tri Rismaharini saat menjadi staf disana.
Karier di Pemkot Surabaya

Sebagai pejabat karier mulai cemerlang saat menjadi bagian dari pemerintahan kota surabaya. Berikut jabatan yang pernah diembannya di Pemerintahan Kota Surabaya, yakni :
  • Kepala Seksi Tata Ruang dan Tata Guna Tanah Bappeko Surabaya (1997-2000)
  • Kepala Seksi Pendataan dan Penyuluhan Dinas Bangunan Kota Surabaya (2001)
  • Kepala Cabang Dinas Pertamanan Kota Surabaya (2001)
  • Kepala Bagian Bina Bangunan (2002)
  • Kepala Bagian Penelitian dan Pengembangan (2005)
  • Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya (2005)
  • Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota Surabaya (2008)
  • Wali Kota Surabaya (2010)

Beliau mengalami kecemerlangan karier saat menjabat sebagai Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya. Popularitasnya melesat saat berhasil merubah kota surabaya yang panas menjadi hijau. Lahan-lahan kosong disulapnya menjadi taman kota yang indah. Hebatnya dia melakukannya dengan anggaran yang terbatas.

Kariernya mengalami kegemilangan saat menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bapeko).Gebrakannya dalam mengelola keuangan membuatnya semakin disegani. Penggunaan sistem e-proc membuatnya bisa menghemat anggaran belanja. Konon, pendapatan kota naik menjadi 4 kali lipat. Momentum kepopulerannya tepat menjelang berlangsungnya pilwali surabaya.

Terpilih sebagai Walikota Surabaya


Berpasangan dengan Bambang DH pada tahun 2010 mengalahkan pasangan Arif-Kadir. Saat itulah kariernya sebagai walikota surabaya dimulai. Di awal kepemimpinannya sempat mengalami cobaan. Dia dilengserkan sebagai walikota surabaya saat baru menjabat 3 bulan. Saat dia membuat kebijakan menaikkan pajak reklame. Untungnya upaya politik ini gagal saat para pemimpin partai di jakarta tidak nyaman dengan ulah anak buahnya di daerah. satu persatu mengurungkan sikapnya untuk melengserkannya.

Sempat juga berpolemik dengan Wisnu Sakti Buana. Wawali yang menggantikan Bambang DH yang sebelumnya mengundurkan diri karena mencalonkan diri sebagai gubernur jatim. Polemik ini akhirnya berakhir setelah didamaikan Bu Mega.

Saat ini adalah tahun politik. Bulan september akan ada pemilihan walikota. Sebagai walikota yang diusung PDIP nampaknya akan ada perceraian politik. PDIP sudah mengisyaratkan untuk mencalonkan kader sendiri. Sementara Tri Rismaharini bukan kader. Sampai saat ini beliau masih tercatat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Sosok yang Religius dan Spiritualis


Beliau adalah pemimpin yang religius. Dalam berbagai kesempatan beliau tidak melupakan kewajibannya dalam menjalankan kewajiban agamanya. Setiap waktu sholat tiba beliau bergegas menunaikan sholat. Juga sering menghadiri kegiatan keagamaan undangan dari warga. Sepanjang tidak ada agenda kerjanya setiap undangan kegiatan keagamaan beliau sempatkan hadir.

Selain religius beliau juga spiritualis. Dalam setiap tindakan dia selalu menyandarkan segala karena Allah SWT. Sering pula dia menanyakan kepada kiai untuk dimintakan pendapatnya. Salah satunya saat maju pilwali. Beliau bertanya kepada beberapa kiai spiritual tentang keputusannya maju dalam pilwali. Jika membawa manfaat dia maju jika tidak maka dia akan mundur. Yang menarik beliau minta didoakan agar tidak terpilih sebagai walikota. Mengingat tanggung jawab yang berat dihadapan Allah SWT.

Pada sebuah kesempatan dia bilang selama menjabat tidak umroh dan haji. Juga tidak berlama-lama berzikir. Sebagai seorang pemimpir seluruh waktunya adalah untuk yang dipimpinnya. Zikirnya adalah bekerja untuk rakyat yang dipimpinnya. Memberi manfaat yang sebesar-besarnya. Sebagaimana kaidah fiqih yang artinya dasar pijakan seorang pemimpin adalah memberi manfaat yang dipimpinannya. Tashorruful Imam Alar Roiyah manuttun Bil Maslahah.

Dia tidak haji dan umroh selama menjabat. Beliau takut jabatannya akan memberikan keistimewaan dalam beribadah. Tidak bisa dipungkiri bahwa pejabat yang sedang haji dan umroh selalu mendapatkan keistimewaan. Baik dari pihak penyelenggara haji maupun dari pemerintah. Takut bercampur dengan hak yang dipimpinnya. Juga dengan alasannya selama haji dia meninggalkan kewajibannya sebagai seorang pemimpin. Sementara haji dan umroh adalah ibadah yang tidak terikat waktu. Bisa kapan saja. Dia akan berhaji dan umroh setelah menjadi warga biasa.

Menutup Lokalisasi Gang Dolly


Yang paling berani dari beliau adalah menutup lokalisasi Dolly. Dimana semua pemimpin di Surabaya tidak ada yang berani melakukannya. Gejolak sosial yang ditimbulkan sudah dipersiapkan secara matang. Sempat ada perlawanan. Namun dengan tekad yang kuat akhirnya dolly bisa ditutup. Keberaniannya ini juga dilandasi kepasrahannya terhadap akibat yang mungkin diterimanya. Beliau sudah minta pada keluarganya untuk mengikhlaskan jika keputusan ini berakibat pada kematiannya.

Semoga beliau selalu dibimbing Allah menjadi pemimpin yang amanah. Amin

Agen Resmi ABE, SMS/WA: 0816520973. Melayani pengiriman via JNE, Pos, Gojek, juga melayani COD


EmoticonEmoticon