Selasa, 29 November 2016

Miliki Mental Kaya Agar Mudah Jadi Kaya Sesungguhnya

Hampir semua manusia mengidamkan menjadi orang kaya. Kalau ada yang bilang tidak ingin kaya pasti orang itu tidak mampu menjadi kaya. Karena dengan kekayaan kita dapat memiliki apapun yang diinginkan. Bahkan surgapun dapat diraih melalui kekayaan. Dengan menyalurkan sebagian hartanya kepada yang membutuhkan.

Artinya, bahwa kekayaan pada dasarnya bersifat netral. Ia menjadi biang kejahatan jika berada ditangan orang jahat, menjadi biang perpecaan didalam keluarga jika ditangan orang yang bakhil dan menjadi jalan menuju surga jika ditangan orang yang beriman.



Dalam sejarah, orang-orang hebat memiliki background sebagai orang kaya. Para pemimpin dunia bahkan pemimpin agama memiliki kekayaan yang berlimpah. Bahkan Nabi Muhammad adalah pengusaha yang kaya, meski seluruh kekayaannya habis diserahkan untuk kegiatan berdakwa. KH. Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiya dan KH Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama  juga pengusaha kaya.  Karena itu menjadi kaya sesungguhnya secara sadar maupun tidak menjadi keinginan setiap orang.

Namun, menjadi kaya tidak mudah. Butuh kerja keras dan komitmen yang kuat terhadap pekerjaannya. Tidak banyak cerita orang malas kaya raya. Kecuali memang memiliki warisan yang berlimpah dari orang tuanya. Dan pasti cepat atau lambat akan habis.

Maka, buku dan literatur tentang bagaimana meraih kekayaan selalu laris manis diserbu pembeli. Seminar dengan tema ini selalu banyak peminat.

Apa yang sering disampaikan para pembica dan motivator tentang bagaimana meraih kekayaan?

Meurut para pakar, banyak trik dan cara untuk meraih kekayaan. Metodenya berbeda. Bahkan ada yang bertolak belakang antar para pembicara. Namun ada satu benang merah yang hampir disepakati oleh para pembicara handal tersebut. Apa itu? MENTAL KAYA.

Apa itu Mental Kaya?


Pembicara idola saya adalah Tung Desem Waringin dan Ippho Santoso. Dua orang ini sama-sama pembicara handal dan motivator terlaris di Indonesia saat ini. Keduanya memiliki cara ‘nasehat’ berbeda tentang bagaimana meraih kekayaan. Namun mereka memiliki kesamaan tentang membangaun mindset. Memiliki mental Kaya.

Tung Desem Waringin adalah pembicara yang menitik beratkan pada kedisiplinan. Maka tata caranya runtut dan rigit. Tahapan-tahapan menuju kesuksesan sudah memiliki skema yang bagus. Jika dilaksanakan memang pasti sukses. Ukurannya standar. Maka jika tidak dilaksanakan tahapan-tahapannya maka akan gagal.

Tentang mental kaya, Tung Desem Waringin menganggap untuk sukses harus memiliki mental kaya. Mental kaya  adalah memiliki integritas, disiplin, berani bertindak dan menjaga komitmen dengan apa yang dikerjakannya. Orang kaya dan sukses pasti memilki “perangkat “ tersebut.

Ippho Santosa pakar otak kanan. Tentang otak kanan, otak kanan cenderung spontan, berani dan penuh keyakinan. Jangan ditanya urutannya. Tidak urut. Acak. Cenderung mengikuti pola kaum agamawan. Karena itu teorinya cenderung fleksibel dan tidak baku.

Mental kaya adalah saat seseorang tidak merasa miskin. Haha, sederhana kan? Tapi dalam jika dijabarkan. Dia menggambarkan, kalo kalian membeli makanan dari pedagang kecil, jangan menawar. Beli aja yang diminta. Jika perlu dilebihin. Anggap sedekah. Itulah mental kaya.

Semua agama sepakat bahwa sedekah adalah baik dan mendapatkan balasan yang berlipat. Islam mengajarkan sedekah satu dibalas sepuluh 10 kali lipat bahkan tak terhingga. Nasrani mengajarkan sedekah satu dibalas dua kali lipatnya. Artinya bahwa sedekah itu adalah kebaikan yang diajarkan semua agama.

Menurut Ippho hanya orang yang merasa kaya yang ringan memberi. Meski ada iming-iming pahala yang berlipat.

Sedekah Itu Mental Kaya


Sedekah bagi Ippho adalah metode untuk kaya. Maka semakin sering bersedekah maka semakin mudahlah untuk kaya. Sementara menurut Tung, sedekah itu harus dilakukan oleh orang kaya bahkan wajib. Maka agar sedekah banyak maka jadilah orang kaya dan sukses.

Inilah perbedaan kedua motivator hebat tersebut. Lepas dari penempatan didepan ataupun dibelakang kedua pakar itu menganggap bahwa sedekah itu penting sebagai bentuk rasa syukur atas karunia yang dianugerahkan kepada kita.

Dan beliau sepakat bahwa menjadi sukses dan kaya harus memiliki MENTAL KAYA.

Agen Resmi ABE, SMS/WA: 0816520973. Melayani pengiriman via JNE, Pos, Gojek, juga melayani COD


EmoticonEmoticon